PAGUYUBAN (GEMEINSCHARFT) DAN PATEMBAYAN (GESELLSCHAFT)
Paguyuban : merupakan bentuk kehidupan bersama di mana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin murni yang bersifat alamiah dan kekal.
Dasar hubungan tersebut adalah rasa cinta dan kesatuan batin yang sudah dikodratkan
Kehidupan tersebut dinamakan juga bersifat nyata dan organisir.
Ciri pokok paguyuban :
1. Intimate : hubungan menyeluruh yang mesra
2. Private : hubungan yang bersifat pribadi
3. Exclusife : hubungan tersebut hanya untuk "kita" saja tidak untuk orang lain diluar "kita"
Jenis paguyuban "
1. Paguyuban karena ikatan darah : didasarkan ikatan darah dan keturunan,
2. Payuguban karena tempat : didasarkan tempat tinggal yang berdekatan,
3. Paguyuban karena jiwa-pikiran : didasarkan jiwa-pikiran serta ideologi yang sama
Patembayan : merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktu pendek, bersifat satu bentuk dalam pikiran belaka (imaginary) serta strukturnya bersifat mekanis sebagaimana dapat di umpamakan dengan sebuah mesin.
Ada pun bentuk kemauan asasi manusia terbagi menjadi dua antara lain :
1. Wesenwill : merupakan bentuk kemauan yang dikodratkan, timbul dari keseluruhan kehidupan alami
Dalam wesenwille perasaan, akan, adalah kesatuan dan keduanya terikat pada kesatuan hidup yang alamiah dan organisir. Wesenwille selalu menimbulkan paguyuban.
2. Kurwille : merupakan kemauan yang di pimpin oleh cara berpikir didasarkan akal.
Kurwille adalah kemauan yang ditujukan pada tujuan-tujuan tertentu dan sifatnya rasional.
Kurwille selalu menjelma menjadi patembayan
Paguyuban (gemeinschaft)
Paguyuban atau gemeinschaft adalah kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Ciri-ciri kelompok paguyuban :
-Terdapat ikatan batin yang kuat antaranggota
-Hubungan antar anggota bersifat informal
>Tipe paguyuban
a. Paguyuban karena ikatan darah (gemeinschaft by blood)
Kelompok genealogis adalah kelompok yang terbentuk berdasarkan hubungan sedarah. Kelompok genealogis memiliki tingkat solidaritas yang tinggi karena adanya keyakinan tentang kesamaan nenek moyang.
Contoh: keluarga, kelompok kekerabatan.
b. Paguyuban karena tempat (gemeinschaft of place)
Komunitas adalah kelompok sosial yang terbentuk berdasarkan lokalitas. Contoh: Beberapa keluarga yang berdekatan membentuk RT(Rukun Tetangga), dan selanjutnya sejumlah Rukun Tetangga membentuk RW (Rukun Warga).
Contoh: Rukun Tetangga, Rukun Warga.
c. Paguyuban karena ideologi (gemeinschaft of mind)
Contoh: partai politik berdasarkan agama
Patembayan (gesellschaft)
Patembayan atau gesellschaft adalah kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan lahir yang pokok untuk jangka waktu yang pendek. Ciri-ciri kelompok patembayan :
-hubungan antaranggota bersifat formal
-memiliki orientasi ekonomi dan tidak kekal
-memperhitungkan nilai guna (utilitarian)
-lebih didasarkan pada kenyataan sosial
Contoh: ikatan antara pedagang, organiasi dalam suatu pabrik atau industri.
No comments:
Post a Comment